Pernahkah kamu melihat tampilan chart seperti di bawah ini?

Jika belum, kamu perlu mengenal yang namanya Form Controls. Tools ini memungkinkan kamu membuat data lebih interaktif dan merupakan komponen penting jika kamu ingin mendesain visualisasi data seperti Dashboard (lebih jauh tentang Dashboard akan Paman sampaikan di postingan lainnya).
Berdasarkan statistik pengunjung di PamanExcel minggu ini, postingan favorit yaitu mengenai charting. Karena itu kali ini pun Paman akan membagikan tips lainnya mengenai charting. Semoga bisa lebih membantu kamu dalam membuat grafik / chart dengan nyaman. Langsung ke contoh saja, kita lihat chart di bawah ini:
Baru - baru ini Paman menemukan trik menarik tentang charting. Kamu tahu, secara standar Excel meletakkan label data pada masing - masing chart. Berikut contoh yang dimaksud:
Kamu dapat menggunakan chart untuk melihat trend data dan menyimpulkan apakah data tersebut berada di luar trend atau tidak. Caranya adalah menambah area keberterimaan (acceptance arae) pada chart tersebut. Kita akan menggunakan data di bawah untuk membuat sebuah chart berisi trend dan menampilkan area antara lower limit (batas minimum) dan upper limit (batas maximum). Selanjutnya kita akan menyebut area ini sebagai acceptance area (area keberterimaan). Kita juga akan mewarnai area tersebut sehingga kita akan mudah mengidentifikasi jika ada data di luar area.
Sesuai janji Paman, kita akan mulai membahas jauh lebih dalam tentang skill Excel yang lainnya yaitu charting atau membuat grafik (chart). Charting adalah cara terbaik untuk memvisualisasi data dan menampilkan data - data penting yang tersembunyi dengan sekali lihat. Pentingnya memilih chart yang benar akan membantu kamu mengambil keputusan yang tepat. Itulah sebabnya kamu perlu mempelajari beberapa hal dasar tentang charting untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berikut beberapa tips yang simpel dan berguna untuk kamu terapkan:






