Membuat Area Keberterimaan Dalam Chart

4:33 AM

Kamu dapat menggunakan chart untuk melihat trend data dan menyimpulkan apakah data tersebut berada di luar trend atau tidak. Caranya adalah menambah area keberterimaan (acceptance arae) pada chart tersebut. Kita akan menggunakan data di bawah untuk membuat sebuah chart berisi trend dan menampilkan area antara lower limit (batas minimum) dan upper limit (batas maximum). Selanjutnya kita akan menyebut area ini sebagai acceptance area (area keberterimaan). Kita juga akan mewarnai area tersebut sehingga kita akan mudah mengidentifikasi jika ada data di luar  area.


 

Untuk menentukan acceptance area, masukkan formula =D2-C2 pada cell E2 kemudian ke cell di bawahnya:

Pilih cell B2:B11, C2:C11 dan E2:E11 (gunakan Ctrl). Pilih menu Insert, kemudian pilih Stacked Column pada jenis chart. Kamu akan mendapatkan tampilan seperti di bawah:

Pilih data bar pada chart yang mewakili nilai Value (B2:B11):


Klik kanan pada data bar tersebut kemudian klik kanan dan pilih "Change Series Chart Type..."
Lakukan setting seperti di bawah ini:


Pilih data bar yang mewakili lower series (C2:C11), kemudian lakukan format seperti di bawah ini:


Hilangkan warna dengan memilih "No Fill"


Chart yang kamu buat akan tampak seperti di bawah ini:


Sekarang tinggal finishing touch. Seperti yang pernah sampaikan pada intro tentang charting, akan lebih baik kalau gridline dan legends kamu hapus, jangan lupa juga mengganti Chart Title. Berikut adalah tampilan akhir chart kamu:


Demikianlah tentang acceptance area. Kamu sekarang bisa melihat dengan jelas kalau data yang kamu punya pada chart di atas masih dalam batas penerimaan.

Share artikel ini jika bermanfaat!

Salam,
Paman Excel

Jangan Sampai Kamu Lewatkan Ini

0 comments

Sekilas Paman Excel

Blog ini berisi kumpulan tips, trik, dan teknik dalam menggunakan MS Excel mulai dari yang paling sederhana hingga yang (tampaknya) rumit dengan cara semudah dan senyaman mungkin untuk dipahami.